Beranda / Kesiswaan / Berdaya Cipta dari Meja Bazar: Semangat Wirausaha Muda SMK Muhammadiyah Todanan

Berdaya Cipta dari Meja Bazar: Semangat Wirausaha Muda SMK Muhammadiyah Todanan

Todanan, 16 Agustus 2026 — Alhamdulillah, halaman depan SMK Muhammadiyah Todanan tampil semarak dan penuh aroma kuliner menggugah selera pada pertengahan Agustus 2026 lalu. Bersamaan dengan berlangsungnya Perkemahan Ceria Pandu Athfal Tingkat Kwartir Cabang Hizbul Wathan Todanan, murid-murid kelas XI dan XII Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) unjuk kebolehan melalui gelaran Bazar Produk Kuliner — sebuah wujud nyata dari semangat Berdaya Cipta yang terus ditumbuhkembangkan di lingkungan SMK Muhada.

Berkolaborasi dengan Kegiatan Kepanduan

Perkemahan Ceria Pandu Athfal sendiri merupakan kegiatan kepanduan tingkat dasar yang diikuti oleh adik-adik dari MI Muhammadiyah Todanan dan MI Muhammadiyah Pelemsengir, berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Agustus 2026, bertempat di halaman SMK Muhammadiyah Todanan. Kehadiran ratusan peserta cilik ini pun menjadi berkah tersendiri, sekaligus momentum tepat bagi murid-murid AKL untuk mempraktikkan ilmu kewirausahaan secara langsung di lapangan.

Sepuluh Kelompok, Beragam Cita Rasa

Sebanyak 10 kelompok bazar yang berasal dari kelas XI AK dan XII AK berpartisipasi dalam kegiatan ini, masing-masing menghadirkan produk kuliner unggulan dengan harga yang disesuaikan dengan target pembeli, yaitu para peserta Perkemahan Ceria Pandu Athfal. Ragam menu yang ditawarkan pun begitu variatif dan menggugah selera, di antaranya:

  • Nasi Cokot
  • Bakso
  • Mochi
  • Aneka Bakaran
  • Tomyam
  • Dimsum
  • Sempolan
  • Aneka minuman segar seperti Es Kuwut, Es Teh, dan Es Lumut

Bazar berlangsung setiap sore hari hingga menjelang waktu Isya, menciptakan suasana yang hangat dan meriah di halaman sekolah. Antusiasme tinggi terlihat baik dari para murid penjual maupun dari peserta perkemahan yang bertindak sebagai pembeli, menjadikan bazar ini sebagai ajang interaksi yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi kedua belah pihak.

Belajar Wirausaha dari Praktik Nyata

Lebih dari sekadar berjualan, kegiatan Bazar Produk Kuliner ini dirancang sebagai media pembelajaran kewirausahaan yang utuh bagi murid AKL. Melalui kegiatan ini, murid dilatih untuk:

  • Merencanakan dan mengembangkan ide produk
  • Menghitung kalkulasi modal usaha
  • Menentukan strategi harga jual
  • Melayani pelanggan dengan baik
  • Menyusun laporan keuangan sederhana

Sekolah turut memberikan dukungan berupa pinjaman modal usaha kepada setiap kelompok, sementara seluruh keuntungan yang diperoleh sepenuhnya menjadi hak masing-masing kelompok. Skema ini terbukti efektif membangkitkan semangat dan tanggung jawab murid dalam mengelola usaha kecil mereka — dengan rata-rata omset yang diraih setiap kelompok mencapai Rp250.000,- dalam satu kali berjualan, sebuah pencapaian yang cukup membanggakan untuk skala usaha pemula.

Menanam Benih Wirausaha Sejak Dini

Kegiatan Bazar Produk Kuliner ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran kewirausahaan di SMK Muhada tidak hanya berhenti pada teori di dalam kelas, melainkan diterapkan langsung melalui pengalaman berwirausaha yang autentik. Melalui praktik seperti ini, murid AKL tidak hanya belajar berhitung untung-rugi, tetapi juga menempa mental pantang menyerah, kejujuran dalam bertransaksi, dan kepercayaan diri dalam melayani pelanggan — nilai-nilai yang menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka, baik sebagai calon wirausahawan maupun tenaga profesional di bidang akuntansi dan keuangan.

Semoga semangat Berdaya Cipta yang ditunjukkan para murid dalam kegiatan bazar ini terus tumbuh dan berkembang, menjadi cikal bakal generasi wirausaha muda yang tangguh dari SMK Muhammadiyah Todanan.

Muhada Berdaya!

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *