Todanan, 22 September 2026 — Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan fisik dan mental warga sekolah, SMK Muhammadiyah Todanan bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Todanan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) selama dua hari, pada Senin dan Selasa, 21-22 September 2026. Kegiatan ini mencakup tiga program utama, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG), Edukasi Kesehatan Jiwa, dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan — menjadi bentuk ikhtiar bersama dalam mewujudkan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Cek Kesehatan Gratis: Deteksi Dini bagi Guru dan Murid
Program pertama yang digelar adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang diikuti secara bergantian oleh seluruh guru dan siswa SMK Muhada selama dua hari pelaksanaan. Melalui pemeriksaan ini, setiap peserta menjalani serangkaian tes kesehatan dasar, meliputi:
- Pengukuran tinggi dan berat badan
- Tes penglihatan
- Pemeriksaan gigi
- Pengukuran tekanan darah
- Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb)
- Pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS)


Hasil pemeriksaan CKG menunjukkan variasi kondisi kesehatan di antara para siswa. Sebagian besar dinyatakan dalam kondisi sehat, namun terdapat pula beberapa siswa yang memerlukan tindak lanjut berupa rujukan ke Puskesmas Todanan, khususnya untuk kasus seperti kadar Hb rendah dan gangguan penglihatan. Langkah deteksi dini ini menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, sebelum kondisi kesehatan siswa berdampak lebih jauh terhadap proses belajar mereka.
Inspeksi Kesehatan Lingkungan: Menuju Sekolah yang Lebih Sehat
Selain pemeriksaan kesehatan individu, tim Puskesmas Todanan turut melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di area kantin dan kamar mandi siswa. Dari hasil inspeksi tersebut, terdapat beberapa catatan dan rekomendasi perbaikan, di antaranya:
- Perlunya pemasangan label pemisah kamar mandi khusus untuk area laki-laki dan perempuan
- Peningkatan sarana dan prasarana kamar mandi, khususnya di area kamar mandi laki-laki
- Imbauan kepada penjaga kantin sekolah untuk lebih menekankan penyediaan makanan dan minuman yang sehat bagi warga sekolah
Rekomendasi ini menjadi masukan berharga bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, guna mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Edukasi Kesehatan Jiwa: Membangun Kepedulian Antarteman Sebaya
Rangkaian kegiatan UKS ditutup dengan Edukasi Kesehatan Jiwa yang dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, bertempat di Masjid Fastabiqul Khoirot. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dari 4 rombongan belajar, dengan fokus materi mengenai peran teman sebaya sebagai kader kesehatan jiwa remaja melalui program P3LP (Pencegahan dan Penanganan Perundungan, Kekerasan Seksual, serta Intoleransi di Lingkungan Sekolah).
Dalam edukasi ini, disampaikan tiga langkah sederhana yang dapat dilakukan siswa untuk saling membantu ketika ada teman yang mengalami masalah, dikenal dengan istilah 3M:
- Memperhatikan — peka terhadap perubahan sikap atau kondisi teman
- Mendengarkan — memberikan ruang bagi teman untuk bercerita tanpa menghakimi
- Menghubungkan — mengarahkan teman yang membutuhkan bantuan kepada pihak yang tepat, seperti guru BK atau tim P3LP sekolah
Selain itu, materi edukasi juga mencakup pemahaman mengenai anti-bullying, cara mengenali ciri-ciri teman yang sedang bermasalah atau membutuhkan bantuan, tahapan penanganan ketika terjadi kasus perundungan, serta pengenalan peran tim P3LP yang telah dibentuk di lingkungan SMK Muhada.


Menyambut Baik demi Kesehatan Bersama
Seluruh rangkaian kegiatan UKS ini disambut baik oleh pihak sekolah, sebagai bentuk sinergi nyata antara SMK Muhammadiyah Todanan dengan Puskesmas Todanan dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental warga sekolah. Sekolah berharap, melalui kegiatan CKG, Inspeksi Kesehatan Lingkungan, dan Edukasi Kesehatan Jiwa ini, para siswa dapat memperoleh wawasan kesehatan yang bermanfaat, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berdaya secara akademik dan vokasional, tetapi juga sehat secara jasmani dan rohani.
Sinergi antara sekolah dan layanan kesehatan masyarakat seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, sebagai wujud nyata dari nilai Kolaborasi dan Berdaya Sosial yang menjadi bagian dari komitmen SMK Muhammadiyah Todanan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Muhada Berdaya!








