SMK Muhammadiyah Todanan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Penyerahan Rapor Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu, 20 Desember 2025 di aula atas sekolah. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh orang tua dan wali murid, dengan sasaran utama para ayah atau bapak peserta didik, sejalan dengan program GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor) yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi dan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan peserta didik. Selain penyerahan rapor hasil belajar semester ganjil, pihak sekolah juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai program sekolah, kebijakan akademik, serta arah pembinaan siswa ke depan.

Kepala SMK Muhammadiyah Todanan, Sulistyowati, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Ia menyampaikan bahwa pertemuan dengan wali murid bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. “Pertemuan dengan orang tua/wali merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sinergi meningkatkan kualitas pendidikan anak,” ujarnya.
Menurut Sulistyowati, keterlibatan aktif orang tua, khususnya ayah, memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter, kedisiplinan, dan motivasi belajar siswa. Secara tidak langsung, kehadiran ayah dalam pengambilan rapor juga menjadi bentuk perhatian dan tanggung jawab moral terhadap pendidikan anak. Hal ini sejalan dengan semangat GEMAR yang mendorong peran ayah lebih aktif dalam dunia pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang hadir. Kepala sekolah menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan partisipasi wali murid dalam kegiatan sekolah. “Dari pihak sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh orang tua yang datang dan berpartisipasi aktif dalam pendidikan anak,” kata Sulistyowati.
Selain itu, pihak sekolah menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara sekolah dan orang tua dalam pembinaan peserta didik. Menurutnya, pengawasan dan pendampingan di rumah memiliki peran besar dalam menunjang keberhasilan pendidikan di sekolah. “Perlu adanya kerja sama antara orang tua murid untuk memberikan pembinaan dan pengawasan dalam kegiatan anak sehari-hari di rumah,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, orang tua juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan wali kelas terkait perkembangan akademik dan sikap siswa. Suasana kegiatan berjalan tertib dan komunikatif, mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan anak.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Todanan berharap hubungan kemitraan antara sekolah dan orang tua semakin kuat. Sekolah optimistis bahwa sinergi yang baik akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik yang lebih optimal.









