Beranda / Humas / Dari Bimtek ke Praktik Nyata: SMK Muhada dan SMK Musanga Paparkan Hasil Implementasi Literasi, Numerasi, Digitalisasi, dan SPMI

Dari Bimtek ke Praktik Nyata: SMK Muhada dan SMK Musanga Paparkan Hasil Implementasi Literasi, Numerasi, Digitalisasi, dan SPMI

Ngawen, Kamis, 15 Oktober 2026 — Satu bulan setelah mengikuti bimbingan teknis (bimtek), guru-guru SMK Muhammadiyah Todanan dan SMK Muhammadiyah Ngawen kembali berkumpul untuk memaparkan hasil penerapan ilmunya. Kegiatan bertajuk Implementasi Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi, Digitalisasi Pembelajaran, dan Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ini digelar di SMK Muhammadiyah Ngawen dan diikuti oleh guru dari kedua sekolah.

Tindak Lanjut dari Bimtek September

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari bimtek yang digelar pada 15 sampai 17 September 2026. Bimtek tersebut adalah realisasi anggaran BOS Kinerja Terbaik 2026 yang diterima kedua sekolah dalam satu gugus. Pada saat itu para guru menyusun rencana tindak lanjut. Satu bulan kemudian, hasilnya dipaparkan secara terbuka sehingga ilmu dari bimtek benar-benar diuji dalam praktik pembelajaran.

Para Fasilitator dan Tamu Undangan

Kegiatan dihadiri tiga fasilitator daerah (fasda) yang ditugaskan oleh BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta, sekaligus pengawas pembina Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah. Mereka adalah:

  • Ervin Rudi Haryadi, S.Kom., S.Pd., M.Pd., fasda Digitalisasi Pembelajaran
  • Parno, S.Pd., M.Si., fasda Penguatan Literasi dan Numerasi
  • Kusbiantoro, S.Pd., fasda Penguatan Implementasi SPMI

Hadir pula Kepala SMK Muhammadiyah Todanan, Galih Andika Budi, S.Pd., dan Kepala SMK Muhammadiyah Ngawen (SMK Musanga), Sri Widayanti, S.Pd.Si.

Pada pembukaan, hadir Drs. Rustanto, M.B.A., Koordinator Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, yang mewakili Ibu Budhi Eviani Herliyanto, S.P., M.P., Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV. Dalam sambutannya, Bapak Rustanto berharap implementasi ini dapat mendorong kenaikan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan, secara lebih luas, meningkatkan kualitas pembelajaran di setiap sekolah.

Paparan SMK Musanga: Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI

Perwakilan SMK Musanga, Bapak Ari Bagus Wahyu Sejati, memaparkan hasil implementasi digitalisasi pembelajaran. Hasilnya adalah Media Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilengkapi database di bagian backend untuk menyimpan jawaban murid. Aplikasi ini masih dapat dikembangkan lebih lanjut, sehingga menjadi fondasi yang baik bagi inovasi pembelajaran digital berikutnya.

Paparan SMK Muhada: Literasi dan Numerasi

Hasil implementasi penguatan literasi dan numerasi di SMK Muhada disampaikan oleh Bapak Hera Masri’an, S.Si. Pada literasi, sekolah menyediakan:

  • Pojok baca untuk murid dan untuk guru
  • Saluran informasi yang memberikan rekomendasi buku untuk dibaca
  • Informasi kegiatan sekolah yang diperbarui secara rutin melalui media sosial dan website, untuk mendorong kebiasaan membaca murid
  • Merefensikan website untuk mengukur kemampuan membaca informasi secara cepat

Pada numerasi, guru kadang memberikan kuis matematika sederhana di awal pembelajaran sebagai pemantik berpikir.

Paparan SMK Muhada: Penguatan SPMI

Implementasi penguatan SPMI disampaikan oleh Bapak Abid Husaini Abror, S.E. Beliau memaparkan hasil analisis Rapor Pendidikan beserta program yang direncanakan dari hasil analisis tersebut. Beliau juga menekankan pentingnya sistem pemantauan mutu pada semua kegiatan sekolah, dengan contoh sistem supervisi akademik dan sistem pengelolaan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, sekolah perlu membentuk Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) agar manajemen mutu berjalan berkelanjutan. Paparan ini mendapat tanggapan dan masukan dari para fasilitator daerah.

Berjalan Aktif dan Lancar

Kegiatan berlangsung aktif dan lancar. Para peserta berdiskusi, bertukar praktik baik, dan menerima masukan dari fasilitator. Pertemuan ini memperkuat kolaborasi dua sekolah Muhammadiyah dalam satu gugus. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Profesionalisme dan Kolaborasi dalam core values SMK Muhada, serta Berdaya Pikir dalam filosofi Muhada Berdaya.

Semoga hasil implementasi ini terus berkembang dan membawa dampak nyata bagi mutu pembelajaran di SMK Muhammadiyah Todanan dan SMK Muhammadiyah Ngawen.

Muhada Berdaya!

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *